Hai semuanya! Selamat datang di materi pertama “Belajar Hangeul”! Di awal pembelajaran ini, kita akan mulai belajar bahasa Korea dari hal yang paling dasar. Yup! Belajar huruf-hurufnya!
Sama seperti bahasa-bahasa pada umumnya termasuk bahasa Indonesia, bahasa Korea juga punya huruf atau alfabetnya sendiri. Kalau ditotal semuanya secara gamblang, bahasa Korea saat ini punya 40 huruf! Beda jauh ya, dari bahasa Indonesia yang cuma punya 26 huruf.
Tapi, tahukah kalian apa karakteristik yang paling berbeda dari bahasa Korea dan bahasa Indonesia selain bentuk hurufnya? Faktanya, kita semua tahu kalau bahasa Indonesia punya jauh lebih banyak konsonan daripada vokal. Dalam bahasa Indonesia, vokal yang kita gunakan sehari-hari cuma ada 5, yaitu “A”, “I”, “U”, “E”, dan “O”. Sisa huruf yang kita punya, semuanya terdiri dari konsonan. Nah, kalau bahasa Korea gimana?
Berbeda dari bahasa Indonesia yang cuma punya 5 vokal dan sisanya 21 konsonan, bahasa Korea justru punya 21 vokal dan sisa 19 huruf lainnya berupa konsonan. Wah, kebayang gak tuh 21 vokal isinya apa aja?
Eits, tapi tenang kawan-kawan! Ada satu lagi fakta menarik yang harus kalian tahu, kalau alfabet Korea itu termasuk ke dalam salah satu alfabet paling mudah seantero dunia. Alasannya adalah karena hangeul, yang merupakan nama aksara bahasa Korea ini diciptakan khusus untuk masyarakat biasa pada zaman itu biar tingkat literasi bisa meningkat.
Jadi jangan khawatir! Kalau masyarakat biasa zaman dahulu yang bener-bener gak bisa baca apa-apa aja bisa belajar hangeul apalagi teman-teman yang saat ini bisa baca tulisan ini, ya kan?
Sebagai permulaan, kita akan belajar dulu nih, sebenarnya apa sih perbedaan vokal dan konsonan dalam bahasa Korea?
Bagaimana cara membedakan konsonan dan vokal?
Ada dua karakteristik khusus yang membedakan bunyi vokal dan konsonan:
- Aliran udara yang keluar ketika mengucapkan huruf.
Aliran udara apa sih yang dimaksud? Coba deh kita perhatikan gimana cara kita berbicara. Pertama, tarik napas dulu, baru ngomong. Iya kan? Kita gak bisa lanjut ngomong kalau kehabisan napas. Jadi, napas itu penting banget pas kita bicara. Tapi, pernahkan teman-teman sadari kalau aliran udara yang keluar pas kita bicara itu beda-beda, lho. Kenapa bisa beda? Karena organ-organ di mulut kita kerap menghalangi aliran udara yang keluar, entah itu lidah, gigi, atau bibir!
Nah, berdasarkan ini, kita bisa bedain antara vokal dan konsonan dengan sangat mudah. Apa bedanya? Bunyi vokal itu bisa keluar bebas tanpa halangan apapun! Coba deh kalian bilang “Aaa”, atau “Iiii”. Yang beda cuma bentuk mulutnya. Tapi, aliran udara yang keluar lancar banget gak ada organ yang menghalangi.
Beda cerita kalau konsonan! Apa kita bisa ngucapin huruf “b” atau “p” tanpa ngatupin bibir? Yup! Gak bisa. Di dalam kasus ini, bibir menghalangi aliran udara dan berperan buat menghasilkan bunyi “b” atau “p”. Kedua konsep ini berlaku sama persis dalam alfabet bahasa Korea juga.
- Apakah huruf itu bisa berdiri diucapkan sendiri atau tidak.
Karakteristik ini juga sama mudahnya. Semua vokal itu bisa diucapkan sendiri, tapi konsonan gak bisa diucapkan sendiri. Konsonan butuh vokal sebelum atau setelahnya biar bisa diucapkan. Contohnya, kalian bisa dengan mudah ngucapin huruf-huruf vokal “A”, “I”, “U”, “E”, dan “O” gitu aja kan.
Tapi, huruf konsonan? Coba, baca huruf “K”. Bukan dibaca “huruf ka” gitu ya, tapi bunyi hurufnya. Bisa gak? Gak bisa, kan? Tanpa vokal di depan atau di belakangnya, huruf K cuma bisa jadi erangan gak berbentuk kayak kita lagi tercekik “kkkkkkk”. Dia butuh vokal sebelumnya kayak “Ak” atau setelahnya kayak “Ku” biar bisa diucapkan. Sama nih, konsepnya dengan konsonan-konsonan lain.
Kesimpulan
Nah, bagaimana materi awal ini? Tidak sulit, kan? Materi ini sebenarnya sangat dasar, tetapi masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Jika disimpulkan, ada beberapa poin penting yang bisa digarisbawahi:
- Bahasa Korea memiliki total 40 huruf, yang terdiri dari 21 vokal dan 19 konsonan.
-
Perbedaan huruf vokal dan konsonan dalam bahasa Korea:
- Vokal diucapkan tanpa hambatan aliran udara, sedangkan konsonan diucapkan dengan adanya hambatan aliran udara.
- Vokal dapat diucapkan sendiri, sedangkan konsonan harus berdampingan dengan vokal agar dapat diucapkan.
Selanjutnya kita akan masuk ke materi awal vokal yakni vokal tunggal. Sampai jumpa di materi selanjutnya!
National Institute of Korean Language. (2005). Wegugineul wihan hangugeo munbeop (Hangugeo Gyoyuk Chongseo 1). Seoul, South Korea: Communication Books.

0 Komentar