Cara membaca vokal: Vokal Tunggal, Vokal Ganda, dan cara membaca konsonan: Konsonan Dasar, Konsonan Kembar, dan Konsonan Aspirat semuanya sudah dipelajari sebelumnya. Nah, kali ini kita akan melanjutkan materi membaca yaitu mendalami struktur suku kata dalam bahasa Korea!
Table of Content
Struktur Umum
Contoh di atas merupakan bentuk struktur umum pada suku kata bahasa Korea. Huruf yang menempati posisi A (hijau) dan posisi B (kuning) adalah bentuk struktur minimum pada suku kata bahasa Korea. Namun, sebenarnya maksud dari posisinya dan huruf apa aja yang bisa menempati posisi tersebut ada apa aja sih? Yuk, kita bahas bersama!
Posisi A
Huruf yang bisa menempati posisi A hanyalah konsonan. Yup, ada 19 konsonan yang bisa menempati posisi ini. Tapi, ada satu konsonan yang ketika menempati posisi ini, dianggap tidak ada dan tidak dibaca. Yaitu konsonan ㅇ (ieung). Seperti yang teman-teman telah pelajari sebelumnya, ketika ㅇ muncul sebagai konsonan pertama, dia tidak dibaca. Dia hanya berdiri sebagai alat bantu agar vokal di sampingnya bisa berdiri sendiri.
Posisi B
Berkebalikan dari posisi A tadi, huruf yang bisa menempati posisi B hanyalah vokal. Semua vokal, baik vokal tunggal maupun vokal ganda. Nah, letak vokal di posisi ini penulisannya bisa beragam tergantung vokal apa yang ditulis. Ada yang dituliskan di samping konsonan seperti vokal ㅏ pada gambar (1), ada yang dituliskan di bawah konsonan, dan ada yang dituliskan di samping dan di bawah konsonan awal.
| Vokal Samping |
|---|
| /ㅣ/ —> /이/ |
| /ㅏ/ —> /아/ |
| /ㅓ/ —> /어/ |
| /ㅐ/ —> /애/ |
| /ㅔ/ —> /에/ |
| /ㅑ/ —> /야/ |
| /ㅕ/ —> /여/ |
| /ㅒ/ —> /얘/ |
| /ㅖ/ —> /예/ |
| Vokal Bawah |
| /ㅗ/ —> /오/ |
| /ㅜ/ —> /우/ |
| /ㅡ/ —> /으/ |
| /ㅛ/ —> /요/ |
| /ㅠ/ —> /유/ |
| Vokal Samping + Bawah |
| /ㅚ/ —> /외/ |
| /ㅟ/ —> /위/ |
| /ㅘ/ —> /와/ |
| /ㅝ/ —> /워/ |
| /ㅢ/ —> /의/ |
| /ㅙ/ —> /왜/ |
| /ㅞ/ —> /웨/ |
Posisi C
Sama seperti posisi A, di posisi C juga hanya bisa ditempati oleh konsonan. Konsonan yang menempati tempat ini disebut batchim (받침) yang berarti “konsonan akhir”. Namun, berbeda dari posisi A, ada beberapa batasan tertentu dalam konsonan yang menempati posisi C. Dalam sistem ejaan bahasa Korea, hanya 16 konsonan yang bisa ditempatkan di posisi C (semua konsonan selain ㄸ, ㅃ, dan ㅉ). Jadi secara umum, ada 16 konsonan yang bisa tuliskan dalam posisi C.
Tetapi, ada perberbedaan dengan peraturan pelafalan. Meskipun 16 konsonan tadi bisa menempati posisi C, tetapi hanya ada 7 konsonan yang bisa dilafalkan di posisi ini. Ke-7 konsonan itu adalah /ㄱ, ㄴ, ㄷ, ㄹ, ㅁ, ㅂ, ㅇ/. Loh, terus sisa 9 konsonan lain di baca apa dong kalau dituliskan di posisi ini?
Ketika menjadi batchim:
-
/ㄱ, ㄲ, ㅋ/ ketiganya dilafalkan menjadi [ㄱ]Contoh:/복/ dilafalkan --> [복]/밖/ dilafalkan --> [박]/부엌/ dilafalkan --> [부억]
-
/ㄴ/ tetap dilafalkan sebagai [ㄴ]Contoh:/반/ dilafalkan --> [반]
-
/ㄷ, ㅌ, ㅅ, ㅆ, ㅈ, ㅊ/ dilafalkan menjadi [ㄷ]Contoh:/걷/ dilafalkan --> [걷]/끝/ dilafalkan --> [끋]/맛/ dilafalkan --> [맏]/있/ dilafalkan --> [읻]/갖/ dilafalkan --> [갇]/꽃/ dilafalkan --> [꼳]
-
/ㄹ/ tetap dilafalkan sebagai [ㄹ]Contoh:/발/ dilafalkan --> [발]
-
/ㅁ/ tetap dilafalkan sebagai [ㅁ]Contoh:/밤/ dilafalkan --> [밤]
-
/ㅂ, ㅍ/ dilafalkan menjadi [ㅂ]Contoh:/밥/ dilafalkan --> [밥]/앞/ dilafalkan --> [압]
-
/ㅇ/ tetap dilafalkan sebagai [ㅇ]Contoh:/방/ dilafalkan --> [방]
Cara Membaca Hangeul
Untuk membaca setiap suku kata, kita harus memahami terlebih dahulu bahwa membaca hangeul selalu dimulai dari kiri ke kanan seperti membaca tulisan latin, dan selalu dibaca secara berurutan dari huruf di posisi A -> posisi B -> posisi C.
Misalnya pada gambar pertama ada kata 말 yang bisa dipecah menjadi:
- Posisi A : ㅁ [m]
- Posisi B: ㅏ [a]
- Posisi C: ㄹ [l]
Sehingga 말 dibaca “mal”.
Struktur Suku Kata Bahasa Korea
Dalam bahasa Korea, satu suku kata bisa terbentuk atas 4 struktur:
- Vokal : 아, 이, 우, 에, 어
- Konsonan + Vokal : 가, 개, 소, 키
- Vokal + Konsonan : 옷, 입, 앞, 약, 안
- Konsonan + vokal + Konsonan : 밥, 길, 딸, 말
Struktur Vokal
Pada struktur suku kata yang hanya berisi vokal, posisi A selalu ditempati oleh ㅇ (ieung) yang tidak dibaca.
Misalnya, 아, yang posisi A ditempati oleh ㅇ (ieung) dan posisi B yang ditempati oleh vokal ㅏ. Karena ㅇ tidak dibaca, maka 아 murni merupakan bentuk vokal saja dan hanya dibaca “A”. Begitu pula vokal-vokal yang lain seperti 이 [i], 요 [yo], 워 [weo], 와 [wa], dan seterusnya.
Struktur Konsonan + Vokal
Pada struktur ini, posisi A ditempati oleh 18 konsonan selain ㅇ (ieung), sehingga suku kata tidak lagi hanya terdiri dari vokal. Lalu, posisi B ditempati oleh vokal apapun baik vokal tunggal maupun vokal ganda.
Misalnya 가 yang terdiri dari ㄱ [g/k] + ㅏ [a] sehingga 가 dilafalkan sebagai “ga”. Contoh lain yang menggunakan vokal yang lebih kompleks adalah 뭐 yang terdiri dari konsonan ㅁ [m] dan vokal ㅝ [weo] sehingga 뭐 dilafalkan sebagai “mweo” atau lebih detailnya karena ㅝ terdiri dari ㅜ [u] dan ㅓ [eo], maka 뭐 sebenarnya dilafalkan sebagai “mu-eo”. Namun, karena ㅝ hanya dihitung sebagai 1 vokal, maka “mu-eo” dilafalkan menjadi “mweo”.
Struktur Vokal + Konsonan
Nah, struktur ini diawali oleh vokal. Oleh karena itu, posisi A pasti ditempati oleh konsonan yang tak bersuara yakni ㅇ (ieung). Kemudian posisi B ditempati oleh satu dari 21 vokal, dan terakhir posisi C ditempati oleh salah satu dari 16 konsonan (semua konsonan selain ㅃ, ㅉ. ㄸ).
Misalnya 입 yang terdiri dari vokal 이 [i] + konsonan ㅂ [b/p] sehingga dibaca “ip”. Lalu, ada contoh lainnya yaitu 옷 yang terdiri dari vokal 오 [o] + konsonan ㅅ [s]. Namun, 옷 tidak serta merta dibaca “os” karena kembali ke peraturan pelafalan, hanya / ㄱ, ㄴ, ㄷ, ㄹ, ㅁ, ㅂ, ㅇ/ yang bisa dilafalkan di posisi C. Sedangkan ㅅ, jika ia muncul di posisi C akan dilafalkan sebagai ㄷ [d/t] sehingga 옷 dilafalkan sebagai “ot”.
Struktur Konsonan + Vokal + Konsonan
Struktur terakhir merupakan gabungan dari konsonan, vokal, dan konsonan. Oleh karena itu, secara natural posisi A ditempati oleh konsonan (18 konsonan lain selain ㅇ yang tidak bersuara), posisi B ditempati oleh vokal, dan posisi C ditempati oleh konsonan (16 konsonan selain ㅃ, ㅉ, ㄸ).
Misalnya ada contoh 집 yang berarti rumah. Ini terdiri dari konsonan ㅈ [ j] + vokal ㅣ[i] + konsonan ㅂ [b/p], sehingga dilafalkan secara berurutan j + i + p (karena menjadi batchim) menjadi “jip”.
Nah, kalau sudah sampai di sini, berarti teman-teman sudah menamatkan seluruh rangkaian pembelajaran hangeul! Terbata-bata dan mengeja adalah hal yang umum ketika mulai belajar. Jadi, jangan khawatir dan teruslah berlatih dengan baik! Teman-teman juga bisa menguji pemahaman teman-teman dengan mengerjakan mini quiz yang telah Sarang siapkan.
Selain itu, jangan lupa ada juga printable exercise yang bisa teman-teman akses untuk belajar menulis hangeul!
National Institute of Korean Language. (2005). Wegugineul wihan hangugeo munbeop (Hangugeo Gyoyuk Chongseo 1). Seoul, South Korea: Communication Books.


0 Komentar