Pada materi Perkenalan sebelumnya, kita sudah belajar bagaimana cara menyapa, berkenalan, dan juga menanyakan negara asal. Nah, pada materi kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan tentang perkenalan yang berkaitan dengan kosakata yang sudah kita bahas pula terkait dengan pekerjaan dalam bahasa Korea. Jadi, kita akan belajar bersama-sama cara saling bertukar informasi terkait pekerjaan masing-masing!
Oh, iya! Tak lupa, di akhir kita juga akan belajar tentang bagaimana salam perpisahan dalam bahasa Korea. Ayo kita simak bersama-sama!
Table of Content
Menanyakan Pekerjaan
Ketika berkenalan dengan orang baru, pekerjaan adalah salah satu topik utama yang punya kemungkinan besar akan selalu ditanyakan dalam percakapan. Selain untuk basa-basi, pekerjaan juga punya makna khusus sebagai gambaran kedudukan sosial kita di masyarakat.
Nah, terus gimana sih cara menanyakan pekerjaan orang lain? Kita masih akan menggunakan ending yang sudah kita bahas sebelumnya di materi perkenalan pertama, yakni N-이에요/예요.
직업이 뭐예요? [jigeobi mweoyeyo?]
직업 [jigeop] di sini bermakna “pekerjaan”. Lalu, 뭐 [mweo] bermakna “apa”. Jadi 직업이 뭐예요? berarti “Apa pekerjaanmu?”. Bagaimana dengan jawabannya? Yup! Kita kembali memakai N-은/는 N-이에요/예요 yang sudah kita pelajari di pembahasan lalu.
Nah, ini juga bisa jadi pertanyaan lho kalau kita menaikkan nada akhirnya.
Kalau jawabannya salah, kita bisa pakai 아니요 [aniyo] yang berarti tidak atau bukan.
Bentuk Formal-Sopan N-은/는 N-입니다
Nah, semua yang teman-teman pelajari sampai di sini semua berbentuk informal-sopan karena menggunakan ending -이에요/예요. Bagaimana dengan bentuk formal-sopannya?
N-은/는 N-입니다
Sama persis! Bedanya di ending saja yang diganti -입니다 [imnida]. Baik memiliki 받침 atau tidak memiliki 받침, semua nomina yang dilekati ending ini akan tetap menggunakan -입니다.
Christi (크리스티) yang tidak memiliki 받침, atau
Jian (지안) yang memiliki 받침, keduanya sama-sama menggunakan -입니다. Nah, tapi ada satu catatan yang membedakan penggunaan -입니다. Yaitu dalam pertanyaan!
-입니까? [-imnikka?]
Kalau ending -이에요/예요 tadi, mau bentuknya kalimat berita atau pertanyaan semuanya sama. Kalau -입니다, bentuk endingnya berbeda, nih. Kalau digunakan untuk bertanya, endingnya akan berubah menjadi -입니까?
Di materi sebelumnya, kita sudah membahas satu bentuk formal dari menyapa. Yup, 안녕하십니까?
안녕하십니까 adalah salah satu contoh dari kata yang menggunakan ending -입니까. Nah, terus pertanyaan-pertanyaan yang sudah kita pelajari di materi perkenalan sebelumnya kira-kira bagaimana bentuk formalnya ya?
Berikut ini, Sarang sudah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang sudah kita pelajari sebelumnya menggunakan ending formal -입니까.
Eh, kok jadi 무엇 [mu-eot]? Bukannya “apa” itu cuma 뭐 [mweo] aja ya?
Se-fruit alias sebuah informasi untuk teman-teman, 무엇 [mu-eot] adalah kepanjangan dari 뭐 [mweo]. Jadi keduanya sama. Bedanya, kalau pakai formal itu tidak ada pemendekkan. Makanya dalam informal-sopan sangat umum kalau 무엇 disingkat jadi 뭐, justru aneh kalau kita pakai informal tapi pakai 무엇.
Kalau teman baca contoh -입니까? tadi, pasti juga jarang teman-teman dengar di drama modern. Kecuali? Yup! Drama sageuk (사극) atau drama kolosal, yang biasanya zaman Joseon (조선) itu lho! Apalagi dipakai ke bangsawan atau raja!
Makanya secara umum, untuk sehari-hari jauh lebih sering memakai informal-sopan daripada formal-sopan. Karena, yup alasan tadi. Kedengarannya kaku banget. Kayak ngomong sama raja, hahaha. Tapi, teman-teman tetap perlu tahu. Siapa tahu teman-teman akan dihadapkan dengan keadaan yang sangat formal dan mengharuskan teman-teman untuk menggunakan bahasa yang formal juga, ya kan?
Salam Perpisahan
Salam dan perkenalan sudah. Sekarang adalah perpisahan! Dalam bahasa Korea, ada 2 cara untuk mengucapkan salam perpisahan. Yaitu:
안녕히가세요! [annyeonghigaseyo!]
dan
안녕히계세요! [annyeonghigyeseyo!]
Beda di tulisannya hanya di “가” dan di “계” nya saja. Maknanya mirip, tetapi keduanya digunakan di dua keadaan yang berbeda tergantung posisi orang yang mengucapkannya.
안녕히가세요 diucapkan kepada orang yang pergi. 안녕히계세요 diucapkan kepada orang yang tinggal. Nah, jadi bisa dipadankan dengan “selamat jalan” dan “selamat tinggal”.
Lebih detailnya, ayo kita lihat contoh.
[Ibu yang akan tetap berada di rumah mengucapkan selamat tinggal kepada ayah yang akan pergi ke kantor]
Bagaimana jika semua orang pergi?
[Mina dan Sekar pergi ke bioskop untuk menonton bersama. Film sudah selesai dan mereka berdua berpisah di depan bioskop untuk pulang ke rumah masing-masing]
Kalau semua orang masing-masing pergi, maka semuanya bisa menggunakan 안녕히가세요!
Bagaimana jika semua orang tinggal? Eh, apa bisa? Yup! Bisa! Salah satunya adalah dalam skenario telepon!
[Budi menelepon Jian untuk menanyakan tanggal bertemu, lalu Budi menyudahi telepon. Budi dan Jian keduanya berada di rumah masing-masing.]
Kesimpulan
Nah, saat ini kita sudah berada di penghujung materi. Di sini, Sarang telah merangkum cara menanyakan pekerjaan dan salam perpisahan yang sudah kita pelajari sebelumnya.
| Ekspresi | Bahasa Korea | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| Menanyakan pekerjaan |
A: 직업이 뭐예요? B: 저는 약사예요. |
A: Apa pekerjaanmu? B: Saya seorang apoteker. |
| Ucapan perpisahan |
안녕히가세요 안녕히계세요 |
Selamat jalan Selamat tinggal |
Setidaknya, sekarang teman-teman sudah bisa menyapa, menanyakan nama, asal, dan pekerjaan, serta bisa mengucapkan salam perpisahan! Sampai jumpa di materi selanjutnya!
Naver Corporation. (n.d.). Kamus Pelajaran Bahasa Korea-Bahasa Indonesia. https://dict.naver.com/idkodict/#/main
National Institute of Korean Language. (2005). Wegugineul wihan hangugeo munbeop (Hangugeo Gyoyuk Chongseo 1). Seoul, South Korea: Communication Books.
National Institute of Korean Language. (2005). Wegugineul wihan hangugeo munbeop 2 (Hangugeo Gyoyuk Chongseo 2). Seoul, South Korea: Communication Books.

0 Komentar