Partikel dan Ending dalam Bahasa Korea

partikel dan ending dalam bahasa korea

Pada materi sebelumnya, kita sudah membahas tentang struktur kalimat dalam bahasa Korea yang secara berurutan diisi oleh subjek(S), keterangan(K), objek(O), dan predikat(P). Selain itu, sudah disebutkan pula bahwa bahasa Korea menggunakan partikel untuk menandai elemen-elemen tadi. Penanda ini bisa disebut partikel dan ending. Cara penggunaannya sama persis. Hanya dilekatkan tepat di belakang kata yang digunakan.

Sebenarnya elemen mana saja yang menggunakan partikel, dan elemen apa saja yang menggunakan ending? Mari kita bahas satu per-satu!

Table of Content
  1. Partikel Penanda Topik
  2. Partikel Penanda Subjek
  3. Partikel Penanda Objek
  4. Ending Tingkat Tutur

Partikel Penanda Topik

Nah, bahasa Korea tergolong ke dalam “topic-subject prominent language” atau bahasa yang menonjolkan topik, tetapi tetap memiliki struktur subjek yang jelas dalam kalimat. Maksudnya, bahasa Korea umumnya menonjolkan topik, tetapi juga tetap punya subjek dalam kalimatnya.

Kalau dalam bahasa Indonesia, topik itu gak punya tanda khusus. Tetapi umumnya, topik itu biasanya diseret ke awal kalimat untuk membuat dia jadi topik dan bikin orang fokus ke fakta ini dulu.

Contoh:

Aku makan mangga hari ini. (Murni S + P + O + K tanpa topik yang ditonjolkan)

Hari ini, aku makan mangga. (Keterangan ditarik ke depan dan diberi koma untuk menunjukkan penekanan topik bahwa yang ditekankan dalam kalimat adalah “hari ini”)

Mangga, kumakan hari ini. (Objek ditarik ke depan dan diberi koma untuk menunjukkan penekanan topik bahwa yang ditekankan dalam kalimat adalah si objek berupa “mangga”)

Nah, bahasa Korea juga serupa, nih. Tetapi bedanya, bahasa Korea punya partikel penanda topik yang sangat umum untuk digunakan. Partikel ini adalah -은/는.

-은/는

Tabel.1 Penggunaan Partikel Penanda Topik -은/는
받침 (O) 받침 (X)
아빠

Cara penggunaannya tergantung ada atau tidaknya batchim (받침). Jika kata tersebut memiliki batchim, maka -은 digunakan. Sebaliknya, jika kata tersebut tidak memiliki batchim, maka -는 digunakan.

Partikel -은/는 ini digunakan untuk menandai topik dalam kalimat, sehingga kata yang dijadikan topik bisa apa saja. Bisa orang yang ditonjolkan dalam kalimat, tempat, waktu, dan lain-lain.

Misalnya:
저는 학생이에요. → Saya (adalah) murid
오늘은 비가 왔어요. → Hari ini hujan

Partikel Penanda Subjek

-이/가

Tabel.2 Penggunaan Partikel Penanda Subjek -이/가
받침 (O) 받침 (X)
사랑 어머니
언니

Yang kedua adalah partikel penanda subjek -이가. Secara umum, subjek dalam bahasa Korea selalu ditandai oleh partikel ini. Sama seperti partikel penanda topik, penggunaan partikel ini berbeda tergantung ada atau tidaknya 받침. Jika kata tersebut memiliki 받침, maka menggunakan -이. Sebaliknya, jika kata tersebut tidak memiliki batchim, maka menggunakan -가.

Partikel Penanda Objek

-을/를

Tabel.3 Penggunaan Partikel Penanda Objek -을/를
받침 (O) 받침 (X)
마음 커피
우유

Selanjutnya ada partikel penanda objek -을/를. Dalam bahasa Korea, partikel ini dilekatkan pada objek sebagai partikel penanda. Sama seperti partikel penanda topik dan partikel penanda subjek, penggunaan partikel penanda objek berbeda tergantung ada atau tidaknya 받침. Jika kata tersebut memiliki 받침, maka menggunakan -을. Sebaliknya, jika kata tersebut tidak memiliki batchim, maka menggunakan -를.

Ending Tingkat Tutur

Bahasa Korea punya banyak sekali ending yang mengakhiri kalimat. Tetapi, salah satu tipe ending yaitu ending tingkat tutur merupakan tipe ending yang cukup penting untuk diketahui di awal pembelajaran.

Secara standar, ada 7 tingkat tutur yang ada dalam bahasa Korea, tetapi tingkat tutur yang umum digunakan saat ini ada 3. Yakni ending formal-sopan, ending informal-sopan, dan ending informal-kasual.

Ending Formal-Sopan

-입니다

Pertama, ada ending -입니다. Ending ini membuat tuturan menjadi sangat sopan dan digunakan dalam keadaan yang formal. Khususnya ending ini juga digunakan ketika berbicara kepada orang yang umurnya jauh di atas kita atau memiliki posisi yang jauh lebih tinggi daripada kita. Selain itu, ending ini juga digunakan dalam keadaan-keadaan formal. Misalnya dalam acara, membawa berita, meeting kerja, dan lain-lain.

Tabel.4 Penggunaan Ending Formal-Sopan -입니다
받침 (O) 받침 (X)
사랑입니다 학교입니다

Dalam penulisannya ketika dilekatkan pada predikat yang berupa nomina, -입니다 tidak berubah meskipun predikat tersebut memiliki 받침 atau pun tidak memiliki 받침.

Oh iya, ada ciri khas tertentu ketika menggunakan ending ini. Teman-teman pasti pernah mendengar “저” dan “나” seringkali dilekati penanda topik “-는” menjadi “저는” dan “나는”. Keduanya sama-sama bermakna “Aku”. Tetapi, sama seperti bahasa Indonesia yang juga menggunakan “Saya” sebagai bentuk formal, begitu juga bahasa Korea yang menggunakan “저” untuk merujuk pada diri sendiri dalam kondisi yang menunjukkan kesopanan.

Ketika merujuk pada orang lain dalam kondisi ini, ada kata “당신” yang merujuk pada “anda”. Tetapi, umumnya, kita tidak mengatakan “당신” secara luwes, akan jauh lebih sopan untuk menggunakan nama lawan bicara + “씨” untuk membuat perkataan kita menjadi lebih sopan. Misalnya 정혼 씨. Merujuk pada Jeong-hon (nama orang). Atau menggunakan jabatan + 님 misalnya 선생님 (guru), 사장님 (bos), 작가님 (penulis), dan sebagainya.

Ending Informal-Sopan

-이에요/예요

Selanjutnya ada ending -이에요/예요 yang merupakan ending informal-sopan. Ending ini merupakan ending yang sangat umum digunakan sehari-hari. Karena merupakan bentuk informal, jadi bisa digunakan dengan lebih leluasa dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi, karena ending ini masih memberikan nuansa sopan, ending ini sangat cocok digunakan untuk berbicara kepada orang senior kita, atau kepada orang yang tidak kita kenal sebagai bentuk kesopanan.

Tabel.5 Penggunaan Ending Informal-Sopan -이에요/예요
받침 (O) 받침 (X)
학생이에요 의사예요

Penggunaan ending ini berbeda tergantung ada atau tidaknya 받침. Jika predikat memiliki 받침, maka menggunakan -이에요. Sebaliknya, jika predikat tersebut tidak memiliki batchim, maka menggunakan -예요.

Sama seperti ending formal-sopan -입니다, ending informal-sopan -예요/이에요 juga menggunakan “저” untuk merujuk pada diri sendiri, serta merujuk pada lawan bicara dengan nama + 씨 serta pekerjaan + 님.

Ending Informal-Kasual

-이야/야

Ending selanjutnya yang sering digunakan dalam percakapan bahasa Korea adalah ending kasual -야/이야. Ending ini digunakan ketika berbicara kepada orang yang lebih muda dari kita, atau jabatannya lebih rendah dari pada kita. Ending ini juga digunakan kepada teman, sahabat dekat, atau keluarga dan menunjukkan nuansa keakraban. Tetapi, jangan coba-coba pakai ending ini untuk bicara kepada orang yang gak kita kenal, orang yang lebih tua, atau lebih senior karena gak sopan!

Tabel.6 Penggunaan Ending Informal-Kasual -이야/야
받침 (O) 받침 (X)
학생이야 아기

Penggunaan ending ini juga berbeda tergantung ada atau tidaknya 받침. Jika predikat memiliki 받침, maka menggunakan -이야. Sebaliknya, jika predikat tersebut tidak memiliki batchim, maka menggunakan -야 saja.

Nah, ketika menggunakan ending kasual, kita merujuk pada diri sendiri menggunakan “나” untuk menyebut “aku” dan bisa menggunakan “너” atau “kamu” untuk menyebut lawan bicara. Selain itu, ketika menyebut nama orang yang dekat dengan kita, kita tidak perlu menggunakan “씨”.

Nah, untuk memudahkan teman-teman, Sarang sudah membuat sebuah tabel yang membandingkan ketiga jenis ending tingkat tutur ini. Ayo kita bandingkan satu-per-satu secara langsung!

Tabel.7 Perbandingan Ending Formal-Sopan(-입니다), Informal-Sopan(-이에요/예요), dan Informal-Kasual(-이야/야)
-입니다 -이에요/예요 -이야/야
Nuansa Formal, sangat sopan, dapat terkesan kaku Informal, tetapi tetap sopan Informal dan kasual (santai)
Digunakan ketika Acara formal, berbicara dengan atasan/senior, membawa berita, dsb. Berbicara kepada orang yang tidak dikenal, orang yang tidak terlalu akrab, atau orang yang lebih tua. Berbicara kepada orang yang lebih muda/anak-anak, teman dekat, sahabat, atau keluarga untuk menunjukkan kedekatan.
Panggilan kepada diri sendiri
Panggilan kepada orang lain nama + 씨, jabatan + 님 nama + 씨, jabatan + 님 너, nama

Cukup banyak ya, materi yang kita pelajari kali ini? Kalau begitu kita cukupkan materi sampai di sini dan sampai jumpa di materi selanjutnya! Ada mini quiz yang bisa teman-teman coba juga lho, untuk menguji pemahaman materi Partikel dan Ending dalam Bahasa Korea.

Posting Komentar

0 Komentar